"Awal mulanya, Pak Sapril, yang punya rumah ngebor dari pagi, kemarin itu. Mau dibuat jet pump, kan musim kering nih," kata tetangga Sapril, Risman (39), di Jl Raya Swadaya nomor 8 Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/7/2015).
Menurut Risman, sumur yang dibor tersebut berkedalaman 32 meter, masih sesuai dengan standar kedalaman sumur pada lazimnya. Pengeboran selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Pipa pertama sudah berhasil dicabut, kemudian saat hendak mencabut pipa kedua, langsung muncul semburan lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berbau, semburan gas juga terdengar begitu kencang dari dalam sumur. Namun saat ini bunyi semburan tersebut sudah tidak terlalu kencang.
Saat ini area di sekitar sumur berlumpur telah dipasangi garis polisi. Di atas sumur yang dibor ditutup dengan pipa. Belum ada penjelasan ilmiah terkait kemunculan lumpur dan gas di area pemukiman penduduk tersebut. Petugas dari Pengawasan Lingkungan Hidup telah mengambil sampel lumpur dan air sumur di sekitar lokasi untuk diteliti. Diharapkan dalam 4 hari ke depan sudah diketahui hasil uji lab tersbeut.
Sumur berlumpur tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Mereka diimbau agar tidak merokok dan mendekat ke lokasi dalam radius 10 meter. Sebab dikhawatirkan masih ada tekanan kuat dari bawah tanah yang dapat menyembur keluar sewaktu-waktu sehingga membahayakan keselamatan warga. (khf/khf)










































