"Ini yang membuat saya prihatin dan mendorong saya maju lagi menjadi Caleg," kata Caleg DPR asal PAN dapil Kalsel nomor urut 1, Zulkifli Halim di depan ratusan massanya pada sela-sela rapat umum PAN di Lapangan Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalsel, Kamis, (20/3/2009).
Zul, panggilan akrab caleg yang masih menjadi anggota DPR ini, membeberkan penghasilan Kalsel dari pajak batubara mencapai Rp 10 TriliunĀ per tahun. Tapi sayangnya, yang dikembalikan ke daerah hanya Rp 0,5 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
janjinya.
Zul pun membeberkan riwayat kerjanya selama 1,5 tahun duduk di Senayan. Dirinya mengakuĀ telah berhasil melobi perusahaan besi/baja Krakatau Steel untuk membuka pabriknya di Kalsel. Alhasil, diharapkan menyedot tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
"Selain itu yang harus didorong kedepan adalah dibangunnya PLTU Asam-Asam dengan kekuatan 2 x 60 Megawatt. Ini akan mendorong sektor industri," tambahnya.
Bahkan sebentar lagi, perusahaan minyak asal AS, Shell akan membangun depo minyak di Kalsel. Selain meningkatan APBD juga menyerap tenaga kerja.
"Ini artinya Kalsel sedang menggeliat," pungkasnya.
(asp/nwk)











































