Agun Gunandjar Sudarsa menjawab: Tidak! Caleg nomor urut 4 dari Partai Golkar Dapil Jabar X ini punya cara unik dalam berkampanye. Dalam balihonya yang minim, Agun malah memasang tanda tanya (?) besar lengkap dengan tagline: 'Kenali Sebelum Mencontreng'. Sementara foto dirinya hanya dipasang kecil di bagian bawah.
"Karena terlalu banyak foto-foto caleg, masyarakat pusing. Saya tanya ke masyarakat siapa dia (caleg lain)? Jawabnya: duka! (tidak tahu)," kata Agun saat berbincang dengan detikcom, Jumat (27/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena 1 menit di TPS, 5 tahun yang dipertaruhkan," kata pria kelahiran Cimahi 1958 ini mengutip tagline sosialisasi KPU.
Dalam dapilnya yang mencakup Kabupaten Ciamis, Kuningan dan Kota Banjar ini, Agun melakukan proyek pencerahannya ke pondok pesantren, universitas, dan komunitas masyarakat lainnya.
"Saya bilang kalau dikatakan kita berhasil dalam pemberantasan korupsi karena SBY-JK, eta ngabohong (itu bohong)! Kalau komitmen pemerintah mungkin, tapi eta (itu) karya keseluruhan elemen nagara," ujar pria asli Pasundan ini.
Terus kapan promosinya, kalau pencerahan melulu? "Tanpa diasadari lewat pencerahan pemilih, rakyat akan mengenal saya. Tanpa harus secara eksplisit mengatakan 'pilihlah saya', rakyat sudah cerdas kok," pungkasnya.
(lrn/nrl)











































