Maju DPD, GKR Hemas Merasa Berjuang Sendirian

Maju DPD, GKR Hemas Merasa Berjuang Sendirian

- detikNews
Jumat, 20 Feb 2009 14:21 WIB
Maju DPD, GKR Hemas Merasa Berjuang Sendirian
Jakarta - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengaku sedih karena tidak banyak kaum perempuan yang maju mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu 2009. Untuk wilayah DIY, dari 12 calon hanya dirinya yang merupakan wakil kaum perempuan.

Hal itu diungkapkan GKR Hemas dalam acara diskusi "Demokratisasi dan Keterwakilan Perempuan Pasca Keputusan MK" di gedung Pusat Antar Universitas (PAU) Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (20/2/2009).

"Kalau melihat jumlahnya sedih saya. Dulu saat mendaftar ada empat, namun setelah pengumuman oleh KPU tinggal saya sendiri," kata perempuan kelahiran Jakarta, 31 Oktober 1952 ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hemas mengatakan pada pemilu 2004, dari 32 calon senator ada beberapa calon mewakili perempuan. Namun pada pemilu 2009 nanti hanya dirinya saja yang akan maju. Sedang sisanya didominasi kaum laki-laki.

"Apa saya ini ditakdirkan untuk berjuang sendiri? Untungnya Ngarso Dalem tidak mengekang kegiatan saya," ungkap ibu 5 anak ini.

Menurut dia, perjuangan kaum perempuan untuk mendapatkan kuota 30 persen kursi di DPR bukanlah hal yang mudah. Perjuangan yang mereka lakukan sangat melelahkan secara fisik dan batin. "Mereka juga sering menerima perlakukan tak mengenakkan oleh beberapa orang anggota Dewan," katanya.

Hemas juga menyentil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang suara terbanyak. Sebab berdasarkan pengetahuan yang diperolehnya saat bersekolah, yang paling berkuasa adalah presiden. Namun sekarang ini berubah, bukan ada di tangan presiden, tapi MK-lah yang berkuasa. "Keputusan itu sangat mengecewakan dan
sangat tidak diharapkan," ujar Hemas.


(bgs/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads