Ferry Baldan Emoh Pakai Facebook untuk Kampanye

Ferry Baldan Emoh Pakai Facebook untuk Kampanye

- detikNews
Jumat, 16 Jan 2009 17:02 WIB
Ferry Baldan Emoh Pakai Facebook untuk Kampanye
Jakarta - Menjelang pemilu yang tinggal 3 bulan lagi, para caleg terus memanfaatkan segala bentuk media untuk mengkampanyekan dirinya, tak terkecuali melalui situs jejaring sosial Facebook. Wajar saja, selain gratis, situs ini dianggap efektif untuk mempromosikan diri karena sedang digandrungi oleh masyarakat internet.

Namun, hal berbeda justru datang dari caleg nomor 5 Dapil Jabar II Partai Golkar Ferry Mursyidan Baldan. Politisi yang khas dengan kumis tipis dan kaca mata kotak ini mengaku ogah untuk memanfaatkan Facebook sebagai media kampanye.

"Kita jangan menjadikan Facebook ruang yang sumpeklah. Saya cuma pingin menjadikan ini sebagai ruang sosial untuk ketemu teman-teman lama saat sekolah dan kuliah dulu," ujar Ferry dalam percakapan dengan detikcom, Jumat (16/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu, lanjut dia, dibuktikan dengan foto-foto profilenya di Facebook yang tidak satu pun menggunakan atribut partai. Dalam profilenya di ferry.baldan@yahoo.com, Ferry hanya memampangkan foto aktivitas diri bersama istrinya yang tidak terkait kegiatan politik.

"Saya ingin menjadikan Facebook ruang yang natural. Kalau ada orang tanya 'Pak anggota DPR ya?' Saya jawab iya. Itu saja," ungkapnya.

Pria kelahiran Jakarta Juni 1961 ini malah menggunakan Facebook untuk mensosialisasikan Pemilu 2009. Dalam 'notes' di profilenya, Ferry sering mengupload artikel-artikel dari berbagai media terkait tahapan pelaksanaan Pemilu.

"Sebagai Ketua Pansus RUU Pemilu dan RUU Pilpres, saya mempunyai punyai tanggung jawab moril tersendiri untuk menyukseskan Pemilu," ungkap alumni Universitas Padjadjaran ini.

Karena tanggung jawab moril itu juga, pria keturunan Aceh ini mangaku memberikan porsi khusus untuk sosialasi Pemilu saat berkampanye di daerah pemilihannya yang mencakup Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Sebelum mengkampanyekan diri, ia mengaku menjelaskan terlebih dahulu tata pemberian suara kepada konstituennya.

Porsi sosialisasi dan promosinya berapa Pak? "Ya fifty-fiftylah," ucapnya sambil tertawa. (lrn/nrl)


Berita Terkait