"Saya siap menjadi calon presiden," kata Guruh Sukarno Putra di hadapan para koleganya dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-56 di sebuah rumah di Jalan Sriwijaya III, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2009) malam lalu.
Guruh harus mengikrarkan kesiapannya, karena diminta oleh para kolega dan pendukungnya untuk menjadi calon presiden. Sebelumnya, sejumlah kolega dari berbagai wilayah Indonesia menyampaikan sambutan singkat dalam perayaan ulang tahun itu. Dan dalam sambutannya, mereka meminta anak kandung Sukarno itu untuk memimpin Indonesia pada 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun sebagai politisi, adik Megawati ini tetap eksis di dunia seni. Sebab, menurut dia, apa yang dia lakukan di dunia seni merupakan alat perjuangan untuk bangsa. "Saya membuat apa pun karya seni itu semua untuk perjuangan, untuk bangsa dan negara Indonesia," ujar dia dalam perayaan ulang tahunnya itu.
Dalam perayaaan ulang tahunnya, Guruh juga membagikan selembaran kertas berisi lirik lagu Indonesia Raya yang asli. Guruh menilai karya seni dan sejarah negara Indonesia telah dirusak karena sebagian lirik lagu karya WR Soepratman itu dihilangkan.
Ia menganggap Orde Baru telah membodohi rakyat, salah satunya dengan penamaan Bandar Udara Soekarno-Hatta. "Penamaan bandara itu tentu saja salah, karena banyak yang mengganggap Soekarno-Hatta itu satu orang. Padahal keduanya punya perjuangan masing-masing untuk kepentingan negara," lanjut dia.
Tak hanya itu, tata cara pemilihan presiden secara langsung pun disentil pria 56 tahun itu. Menurut dia, hal itu tidak sesuai dengan Pancasila sila ke-4. (nu2/asy)











































