Seperti Drajad Wibowo yang mengundurkan diri dari caleg PAN. Drajad terkenal vokal tentang interpelasi BBM.
"Untuk Drajad itu partainya pasti rugi. Karena selama ini citra PAN terjaga karena adanya dia," ujar pengamat politik dari The Habibie Center Andrinof Chaniago ketika dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau untuk Drajad dia enggak sanggup menghadapi tekanan lingkungan (DPR). DPR itu mayoritas masih menjadi bandit, susah untuk orang yang jujur," papar dia.
Sedangkan untuk caleg muda Golkar Yuddy Chrisnandi, Andrinof mengatakan mundurnya Yuddy karena masalah internal partainya.
"Kalau Yuddy saya lihat dia kecewa dengan sistem suara terbanyak. Dia kan mengharapkan di nomor urut awal karena merasa sudah berjasa," imbuh Andrinof.
Apakah ini usaha untuk mendepak Yuddy karena tidak sepaham dengan FPG soal hak angket BBM?
"Itu mungkin juga. Ada orang yang berusaha meminggirkan dia. Sama kayak Fadel (caleg Golkar Fadel Muhammad). Dia kan juga nggak jadi tuh gara-gara kecewa," tandas Andrinof. (mad/nwk)











































