“Kita ingin membuat capres-capres yang muncul di 2009 itu merakyat. Karena itu PBR akan mengelar konvensi. Nanti resminya, soal teknis dan tempat
kita umumkan pada tanggal 15 September mendatang,” kata Ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2008).
Meski baru diwacanakan, Bursah mengklaim sudah banyak tokoh yang tertarik untuk mengikuti konvensi yang digelar partainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bursah, tertariknya para tokoh itu mengikuti konvensi capres PBR karena PBR terbuka dalam menentukan sosok capres yang berkualitas dan layak
dipertarungkan.
"Kalau Pak Akbar, Rizal Ramli sudah diwawancara di media soal rencana ikut
konvensi. Kalau Pak Agung, waktu di Palembang saya sampaikan rencana itu, beliau mempertimbangkan untuk ikut dalam konvensi (capres PBR)," kata Bursah.
"Kalau SB bicaranya pada saya waktu peluncuran NPCI (National Press Club of Indonesia) lalu. Kondisi seperti sekarang,
Soetrisno Bachir tidak akan bisa maju sendirian. Karena itu, SB juga sedang
mempertimbangkan ikut konvensi,” imbuh Bursah.
Dalam konvensi ini, Bursah menegaskan larangannya pada kader-kader PBR untuk ikut maju dalam konvensi. Tujuannya, untuk menghindari subyektifitas dalam memilih dari kader PBR.
(yid/nwk)











































