Berdasarkan hitungan cepat yang dilakukan Puskaptis (Pusat Kajian Pembangunan Strategis) pasangan Sjachroedin ZP-MS Joko Umar Said yang diusung PDIP, PIB, PKPI unggul atas 6 pasangan lainnya dengan meraih 42,15 % suara dari pemilih yang terdaftar sebanyak 5.393.610 orang.
Urutan kedua diraih M Alzier Dianis Thabranie-Bambang Sudibyo yang dicalonkan Partai Golkar, PPP, dan PKB dengan 23,31 persen. Posisi ketiga, Zulkifli Anwar-Akhmadi Sumaryanto (PKS & PAN) dengan 14,34 persen. Keempat, Andy Achmad Sampurna Jaya-HM Suparjo (PBR dan PD) dengan 9,84 persen. Kelima, Oemarsono-Thomas Azis Riska (PKPB, PPNUI, PPDK, PBB, PNBK, PNIM, Partai Pelopor dan PDS) meraih 4,11 persen.
Keenam pasangan mantan Rektor Unila dan aktifis 98 yakni Muhajir Utomo-Andi Arief (independen) meraih 3,35 persen, serta ketujuh pasangan Sofjan Jacoeb-Bambang Waluyo Utomo (indepeden) yang meraih 2,30 persen.
Menurut Husin Yazid, Direktur Eksekutif Puskaptis, kepada detikcom melalui telepon Rabu (03/09/2008) survei ini dilakukan secara ramdom sampling pada 33 kecamatan, 66 desa dan kelurahan atau 330 TPS di 11 Kabupaten/Kota di Lampung.
Menurut Husin, kemenangan sementara pasangan Sjachroedin ZP-MS Joko Umar Said lantaran secara sosial-kultural, masyarakat di wilayah selatan Sumatra seperti Lampung dan Sumsel menginginkan pemimpin yang sudah teruji, dan umumnya berkarakter nasional-agamis. (tw/djo)











































