Demikian diungkapkan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir saat Dialog Kenegaraan di Gedung
DPD, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2008).
"Siapapun yang jadi pemimpin bangsa, harus mempunyai keikhlasan untuk mendistribusikan kekuasaannya (partai) itu kepada pemimpin-pemimpin yang lain," ujar pengusaha asal Pekalongan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, ini undang-undang harus semakin jelas, tidak boleh lagi memimpin partai!,"
tutur Tris.
Dalam kesempatan itu, Tris juga mengeluhkan presiden dan wakil presiden yang sering
mengiklankan partainya akhir-akhir ini.
"Masa kok presiden dan wakil presiden mengiklankan partainya terus, itu nggak pas.
Kalau partainya lain gimana itu?" pungkasnya.
(lrn/ken)










































