PPP: Isu Setor Uang Hanya Teriakan Caleg Nomor Urut Besar

Rp 2 M Demi Nomor Jadi

PPP: Isu Setor Uang Hanya Teriakan Caleg Nomor Urut Besar

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2008 17:32 WIB
PPP: Isu Setor Uang Hanya Teriakan Caleg Nomor Urut Besar
Jakarta - Sejumlah caleg rela menyetor uang hingga Rp 2 miliar demi mendapatkan nomor jadi. Pengakuan ini antara lain disampaikan M Bahrudin Dahlan dari PPP. Namun pengakuan ini dimentahkan lagi oleh koleganya sendiri di PPP.

Ketua DPP PPP Ahmad Farial membantah partai berlambang Kabah ini meminta setoran uang dari calegnya untuk mendapatkan nomor urut jadi. PPP mempunyai lembaga tersendiri yang mengurus penetapan caleg yakni Lembaga Penetapan Caleg (LPC).

Anggota LPC ada 5 orang yang terdiri dari ketua umum, wakil ketua umum, sekjen, ketua LP2L (Lembaga Pemenangan Pemilu Legislatif) dan ketua bidang OKK (Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang saya ketahui yang menetapkan urut caleg adalah lembaga penetapan caleg bukan ketua umum (seperti ditudingkan Bahrudin)," kata ketua DPP PPP, Ahmad Farial kepada detikcom Rabu (3/9/2008).

Ahmad menambahkan di dalam PPP, LPC mempunyai tanggung jawab untuk memenangkan pemilu legislatif dengan cara yang terbaik. Namun jika ada caleg yang membayar seperti itu pasti ada tujuan lain.

"Biasanya yang mendapatkan nomor urut besar yang teriak seperti itu. Kalau ada yang mengeluarkan, tanya sama orang yang meminta, jangan melempar isu dan menuding orang sembarangan," tegas Ahmad.

Sebelumnya, Bahrudin kepada detikcom mengaku setor uang untuk mendapatkan nomor urut jadi sudah merupakan hal biasa di partainya. Ia sendiri bisa memahami hal itu dengan syarat dilakukan secara transparan.

(ron/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads