Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir, menyatakan setuju jika panitia hak angket mengundang anak proklamator RI tersebut untuk dimintai keterangan.
Β
"Saya setuju Pansus mengundang apakah mantan presiden Megawati ataukah Pak Taufiq Kiemas bahkan SBY, tidak apa-apa," Ungkap SB saat ditemui usai dialog kenegaraan di Gendung DPD komplek Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2008).
SB juga menambahkan era untouchable sudah tidak ada lagi," yang penting niatnya jangan politik".
"Pansus mengundang Mega misalnya untuk menjatuhkan suara PDIP atau Pak JK memberikan statement karena Golkar sudah tersalib dengan PDIP misalnya, jangan kepentingan politik yang diutamakan, tapi kepentingan bangsa," kata SB saat ditemui detikcom.
Senada dengan SB, Ketua umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto yang juga dimintai tanggapannya soal isu LNG Tangguh di lokasi yang sama. Wiranto berpendapat, di bulan suci ini ada baiknya hal tersebut dicarikan kebenarannya.
"Kalau pun ada sesuatu yang tidak benar lebih baik itu diungkapkan dan (siapa yang terbukti bersalah) meminta maaf kepada masyarakat," imbuhnya usai acara dialog kenegaraan bertajuk 'Capres Sipil Vs Capres Militer Dalam Rangka Pembangunan Daerah'. (gus/iy)











































