"Tentu saja, saya sebagai seniornya menyesalkan. Namun, saya menghargai rencana politiknya dan hak-hak asasi masing-masing," kata Agung usai menerima surat pengunduran Yuddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2008).
Namun demikian, Agung mengaku bergembira Yuddy masih bertahan di partai berlambang beringin itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung mengatakan sistem suara terbanyak sudah menjadi keputusan final Partai Golkar. Menurut dia, sistem suara terbanyak juga diyakini paling adil karena menjadikan semua kader sama di depan konstituen.
"Kalau ada yang kecewa, ada yang tidak puas dan marah itu resiko. Ini dinamika,Β saya yakin ini bisa diatasi. Yang pasti, partai akan mengambil hikmah dari kejadian ini," kata Agung. (yid/aan)











































