Timbulkan Kontroversi, Palin Gencar Dibela Kubu McCain

Timbulkan Kontroversi, Palin Gencar Dibela Kubu McCain

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2008 11:50 WIB
Timbulkan Kontroversi, Palin Gencar Dibela Kubu McCain
Minnesota - Capres AS John McCain dan para figur Partai Republik gencar membela Sarah Palin yang menimbulkan pro dan kontra atas terpilihnya wanita cantik itu sebagai wapres McCain.

Pengakuan Palin mengenai putrinya yang sedang hamil di luar nikah kian memicu kontroversi tersebut.

Sebagian orang mempertanyakan penilaian McCain dalam memilih Palin, ibu lima anak yang menjabat sebagai Gubernur Alaska. Juga seberapa mendalam pemeriksaan latar belakang Palin sebelum memilihnya sebagai cawapres Republik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun McCain yakin, publik AS menyukai Palin. "Amerika senang dan mereka akan bertambah senang begitu melihat dia (Palin)," kata McCain kepada wartawan di Cleveland.

"Saya sangat, sangat bangga akan kesan yang dibuatnya di seluruh Amerika dan saya menantikan untuk bekerja dengan dia," tandas Senator Arizona itu seperti dilansir Reuters, Rabu (3/9/2008).

McCain juga menegaskan telah melakukan proses penyaringan wapres yang mendalam. "Proses penyaringan benar-benar mendalam dan saya bersyukur atas hasilnya," tuturnya.

Penasihat McCain, Carly Fiorina bahkan menyebut Palin lebih baik dari capres Partai Demokrat, Barack Obama. "Faktanya adalah Sarah Palin telah membuat keputusan eksekutif yang lebih banyak sebagai walikota dan gubernur daripada yang telah dibuat Barak Obama dalam hidupnya," cetus Fiorina.

Presiden George W Bush juga membela Palin. "Ketika dia (McCain) memimpin Januari mendatang, John akan memiliki pemimpin yang hebat di sampingnya. Amerika akan memiliki wapres yang kuat dan berprinsip pada seorang gubernur negara bagian Alaska yang hebat, Sarah Palin," ujar Bush dalam pidato singkatnya di konvensi Republik via satelit dari Gedung Putih.

Meski menimbulkan kontroversi, Republikan menyukai Palin karena sikapnya yang anti-aborsi, pro-senjata dan sejarahnya melakukan reformasi pemerintahan di Alaska selama 2 tahun menjabat Gubernur Alaska.

"Dia (McCain) sudah pasti akan mempertahannya (Palin)," kata Larry Sabato, profesor ilmu politik di University of Virginia. "Jika dia (McCain) membuangnya, pemilihan berakhir. Peluangnya nol bahwa dia akan menggantinya," pungkasnya. (ita/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads