Putrinya Hamil di Luar Nikah, Palin Picu Kontroversi di AS

Putrinya Hamil di Luar Nikah, Palin Picu Kontroversi di AS

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2008 09:01 WIB
Putrinya Hamil di Luar Nikah, Palin Picu Kontroversi di AS
Washington - Terpilihnya Sarah Palin sebagai calon wapres John McCain memang mengejutkan. Kualifikasi sang Gubernur Alaska yang cantik itu dipertanyakan. Apalagi detail pribadi ibu lima anak itu menimbulkan pro dan kontra.

Sarah Palin memang telah memicu kontroversi di Amerika Serikat. Sebabnya, terpilihnya Palin sebagai cawapres Partai Republik terjadi di saat wanita itu masih harus mengasuh bayinya yang baru lahir. Apalagi bayi laki-laki berusia 4 bulan itu menderita kelainan Down Syndrome yang memerlukan perhatian ekstra.

Belum lagi putrinya yang masih remaja, Bristol Palin sedang hamil di luar nikah. Semua hal itu menimbulkan kecaman namun juga pujian terhadap Palin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kondisi tersebut, publik AS mempertanyakan apakah Palin harus menerima posisi cawapres. Padahal jelas-jelas itu akan membuat wanita berumur 44 tahun tersebut kerap meninggalkan keluarganya untuk berkampanye. Belum lagi jika nantinya Partai Republik memenangi pemilihan presiden AS pada 4 November 2008.

"Saya memang yakin sebagian orangtua bisa membesarkan anak-anak mereka dengan baik meski tidak tinggal di rumah sepanjang waktu," kata Lindsay Matlock, relawan anti-aborsi. "Satu-satunya kekhawatiran saya adalah karena bayinya menderita Down Syndrome dan... dia (Palin) akan sering bepergian," imbuh Matlock.

Namun Dr. Bill Maier, seorang psikolog membela Palin. "Gubernur Palin kelihatannya bisa mempertahankan keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga," tuturnya seperti dilansir Reuters, Rabu (3/9/2008).

Sejumlah pemilih AS justru memandang kehidupan Palin sebagai hal yang wajar. Fakta bahwa Palin memiliki putri berumur 17 tahun yang hamil, menunjukkan kalau keluarga Palin normal.

"Ini terjadi di berbagai penjuru AS. Masyarakat ingin memilih orang-orang yang seperti mereka," kata Pat Lynch, seorang Republikan yang bekerja di Chicago Mercantile Exchange.

Jacqueline McMahon, pemilih Republik dari Kansas juga mendukung Palin. Menurut wanita berumur 39 tahun itu, anak-anak Palin seharusnya tidak jadi masalah. "Jika dia memenuhi syarat untuk pekerjaan itu, maka yang lainnya total bukan urusan kita," ujar ibu dua anak itu.

"Ibu Barack Obama mengandung dia saat berumur 18 tahun. Jadi saya pikir ini bukan masalah," tandasnya.

Angka kelahiran pada kaum remaja di AS termasuk yang tertinggi di antara negara maju. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads