"Ada apa ini sebenarnya. Kok sepertinya takut sekali, seperti kebakaran jenggot. Inikan kita bicara hal yang positif, saya sangat yakin JK (Ketum Golkar) tidak ada maksud tertentu untuk menjatuhkan citra orang lain. Itu hanya untuk memperbaiki kontrak masa lalu," Ujar Ketua DPP partai Golkar Firman Subagyo, saat berbincang lewat telepon, Selasa (2/9/2008).
Menurut Firman, untuk sebuah kontrak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu untuk mengajak mitra kita agar bisa mendapatkan hasil kontrak yang tepat seharusnya dicari waktu yang tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya Firman berharap, harusnya kalau setiap keputusan bisa memberikan keuntungan bagi bangsa dan negara, jadi tidak perlu diributkan. Dan seharusnya diberi dukungan, tidak perlu diperdebatkan dan jangan terlalu dipolitisir.
"Kita harusnya bersatu demi kepentingan rakyat, sekarang ada pemmpin yang berjuang untuk rakyat kok malah dimusuhi. Saya kenal JK, beliau memang blak-blakan apa adanya, ketika menyampaikan hal itu sebagai wakil presiden, itu tugasnya. Itu kebijakkan dan kewajiban yang mungkin sekarang bisa di perbaiki. Itu mungkin kesalahan bukan pada ibu Mega, baik SBY maupun JK sangat menghormati pemerintahan terdahulu," jelasnya.
(crn/ndr)











































