Â
Hal ini seperti dikatakan oleh Sudarsih, selaku kakak kandung Fauzin Suyanto, saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya di Kelurahan Ploso, Kecamatan Kota, Kabupaten Nganjuk.
Â
"Ciri-ciri mayat Asrori juga dimiliki Fauzin. Kalaupun yang dikatakan keluarga Asrori benar, maka kami juga merasa jika mayat itu keluarga kami," katanya lirih, Selasa (2/9/2008).
Â
Sudarsih juga mengatakan, ciri-ciri mayat Asrori versi kebun tebu yang juga dimiliki oleh Fauzin antara lain adanya bekas luka terkena knalpot sepeda motor, dan kondisi gigi yang tidak rata.
Â
"Tapi saya lupa dimana bekas luka itu. Hanya hanya ingat adik saya ada bekas luka terkena knalpot,"" ujarnya.
Â
Atas dasar hal itui pula, saat ini keluarga Fauzin mengaku merasa ketakutan. Hal ini tak lepas dari keinginan kuat, agar Fauzian dapat ditemukan dalam kondisi hidup.
Â
"Bagaimanapun kami masih berharap agar Fauzin bisa ditemukan dalam kodisi hidup. Tapi kalau memang Alloh berkehendak lain, apa boleh buat, dan itulah yang membuat kami merasa takut," jelas Sudarsih.
Â
Selain adanya kemiripan ciri-ciri pada mayat Asrori versi kebun tebu, dengan Fauzin, Sudarsih juga mengaku ketakutan keluarganya juga bertambah dengan adanya kedatangan petugas kepolisian ke rumahnya, Selasa dinihari tadi.
Â
"Mereka minta identitas ayah kami, katanya untuk pencocokan data. Itu semakin membuat kami merasa takut, jangan-jangan mayat di kebun tebu itu benar Fauzin," ujarnya.
Â
Oleh karena hal tersebut, Sudarsih berharap agar petugas kepolsian dapat secepatnya memberikan kepastian soal identitas mayat Asrori versi kebun tebu tersebut. terkait langkah yang akan dilakukan, dia menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.
(bdh/djo)











































