"Kita tidak boleh reaktif," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2008).
Maruarar menyatakan, masalah perselisihan Agus dan Panda telah ditangani partai berlambang banteng tersebut. "Pada waktunya kita akan memberikan official statement," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Condro di hadapan KPK mengaku Panda Nababan memimpin pertemuan anggota PDIP dengan Miranda di Hotel Dharmawangsa. Menurut Agus, Panda bahkan sempat cipika-cipiki dengan Miranda.
Namun keterangan Agus dibantah keras oleh Panda Nababan. Dia menilai keterangan Agus hanya rekayasa. Politisi PDIP ini mengaku belum bergabung dalam Komisi Keuangan DPR saat pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia (BI).
Panda juga menegaskan tidak punya berkepentingan terhadap pemilihan Miranda dan membantah menerima uang dari Miranda. (nal/nrl)











































