Truk Pencuri Tabrak Trotoar dan Terguling, 2 Sapi Curian Mati

Truk Pencuri Tabrak Trotoar dan Terguling, 2 Sapi Curian Mati

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 13:53 WIB
Yogyakarta - Nasib apes dialami, dua pencuri spesialis hewan ternak sapi. Truk yang mereka gunakan untuk membawa barang curian menabrak pembatas jalan. Akibatnya, dua sapi hasil pencurian mati tergencet badan truk.

Peristiwa tersebut terjadi saat dua pencuri masing-masing Sumarno (41) dan Mustofa (30), mengendarai truknya dalam kecepatan tinggi di Jalan Lingkar Selatan Banguntapan, Bantul, Selasa (2/9/2008). Mereka ngebut karena takut ditangkap petugas.

Kapolres Bantul AKBP Stephen M Naphiun mengatakan para pelaku mecuri sapi milik Widadi i (54) warga Desa Girijati, Purwosari, Gunungkidul. Widadi mengetahui sapinya telah dicuri orang saat hendak makan sahur. Kejadian ini kemudian disampaikan kepada tetangganya, Tukijan. Mengetahui hal itu, Tukijan kemudian bergegas ke rumah Widadi untuk mengetahui kejadiannya secara pasti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun di tengah perjalanan, Tukijan berpapasan dengan truk yang mengangkut sapi. Merasa curiga, Tukijan kemudian membuntuti truk tersebut dengan sepeda motor hingga ke Kecamatan Imogiri, atau sekitar 15 km dari tempat kejadian.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Tukijan pun melaporkan kecurigaanya kepada petugas Polsek setempat. Polisi langsung bergerak dan melakukan pengejaran truk bernopol AB 9049 DD yang dikemudikan tersangka Sumarno itu.

Polisi sempat melihat truk tersebut di kawasan Jl Lingkar Selatan, dekat simpang empat Terminal Giwangan Yogyakarta. Namun saat akan ditangkap, para pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara polisi dan dua pencuri tersebut.

Sampai akhirnya, sejumlah anggota Poltabes Yogya berhasil menghadang mereka di simpang empat Blok O Wonocatur Banguntapan. Para pelaku yang kaget dengan penghadangan tersebut langsung banting setir sehingga menyebabkan truk yang digunakan terguling.

Akibat kejadian itu, dua sapi yang mereka curi mati karena tergencet badan truk. Sedangkan kedua pelaku, selain luka-luka akibat kecelakaan, juga sempat menjadi bulan-bulanan massa yang marah dengan perbuatan mereka.

"Rencananya sapi itu akan dijual para pelaku di Pasar Prambanan," ujar Stephen saat ditemui di Mapolres Bantul.

Sumarno saat ini dirawat intensif di RSUD Panembahan Senopati Bantul karena tangan kanannya patah. Sedang Mustofa masih diperiksa di Mapolres Bantul. (bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads