Baca Pledoi, Bupati Pelalawan Menangis

Baca Pledoi, Bupati Pelalawan Menangis

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 13:19 WIB
Jakarta - Air mata Bupati Pelalawan, Riau, Tengku Azmun Jaafar jatuh bercucuran saat membacakan pledoi terkait kasus izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu-hutan tanaman (IUPHHKHT) kepada 15 perusahaan yang melilitnya.

Pledoi dibacakan Azmun di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2008).

"Tuntutan 12 tahun dari jaksa adalah hukuman mati bagi saya. Apalagi bagi keluarga saya," kata Azmun sambil menangis terisak-isak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Azmun membantah istri, anak dan pembantunya terlibat dalam kasus izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu-hutan tanaman (IUPHHKHT). Menurut dia, tuduhan itu rekayasa untuk menjatuhkan nama baiknya.

"Istri saya adalah ibu rumah tangga, dan anak-anak saya masih berstatus pelajar. Kapasitas mereka tidak cukup untuk mengurus perusahaan," ujarnya lirih.

Azmun terus menangis saat mengenang prestasinya selama menjabat menjadi bupati Pelalawan.

"Dulu saya dianggap berhasil di tanah kelahiran. Kini saya diadili sebagai pesakitan," kata Azmun sambil mengusap air matanya.

Keluarga Azmun yang turut hadir di persidangan pun tak mampu menahan tangisnya. Mereka terlihat sesekali mengusap air mata dan menundukkan kepala. (mad/aan)


Berita Terkait