Tour 14 Negara, KPU Dinilai Mulai Tergoda Jabatan

Tour 14 Negara, KPU Dinilai Mulai Tergoda Jabatan

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 12:18 WIB
Tour 14 Negara, KPU Dinilai Mulai Tergoda Jabatan
Jakarta - Rencana KPU menggelar tour ke 14 negara untuk melaksanakan sosialisasi pelaksanaan pemilu 2009 ditolak sejumlah anggota DPR. Para politisi Senayan  keberaratan dengan langkah KPU yang dinilai hanya menghambur-hamburkan uang. KPU dinilai telah tergoda jabatan daripada mengabdi untuk bangsa.

"KPU sudah mulai terperangkap dengan godaan jabatan dan fasilitas  serta dana yang ada. Padahal dana untuk sosialisasi pemilu saja katanya belum ada," kata Ketua FBPD Jamaludin Karim kepada wartawan di gedung DPR Senayan Jakarta, Selasa (2/9/2008).

Menurut anggota komisi II DPR ini,  KPU seharusnya peka dengan tuntutan dan harapan masyarakat yang menghendaki  agar persiapan pemilu 2009 berjalan dengan baik.  Karena itu KPU perlu menunjukkan kinerjanya di dalam negeri terkait persiapan pelaksanaan pemilu yang sudah berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya KPU meyakinkan publik mengenai kinerjanya dulu. Karena selama ini publik menilai kinerja KPU masih sangat lemah," pinta Jamal.

Saat ditanya apakah berarti  KPU perlu membatalkan rencana jalan-jalannya ke 14 negara sebelum  proses pemilu berjalan baik di dalam negeri, Jamaluddin membenarkannya. "Ya sabarlah. Jangan mumpung ada alokasi anggaran. Mantapkan dulu tahapan pemilu mulai dari pendaftaran caleg, DPS dan lain-lain. Sosialisasi pemilu aja belum jelas juntrungannya," pungkas politisi PBB ini.

Ikuti Pro Kontra mengenai masalah ini di: Pro Kontra. (yid/asy)


Berita Terkait