Di tempat itu polisi telah memasang garis polisi seluas 100 meter persegi. Ryan tiba pukul 10.00 WIB, Selasa (2/9/2008) dengan pengawalan ketat 30 anggota Dalmas dan 40 orang penyidik Polda Metro.
Rekonstruksi pun digelar. Ryan membuka bagasi taksi Taxiku tempat ia menaruh potongan tubuh Heri yang dimasukkan ke dalam sebuah tas dan koper. Ia lalu membuang tas tersebut di sebuah lahan kosong di Jl Kebagusan arah Ragunan, sementara koper dibuang di sisi jalur yang berlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses rekonstruksi ini juga dipadati ratusan warga yang ingin melihat dari dekat bagaimana rupa sang penjagal 11 nyawa ini. Namun warga harus kecewa karena tidak bisa mendekat.
Usai rekonstruksi, Ryan kembali dinaikan ke mobil APV hitam dan selanjutnya dibawa ke Mapolda Metro Jaya, tempatnya 'menginap' selama ini.
Ryan membunuh Heri Santoso pada Juli lalu di kontrakannya di Apartemen Margonda Residence. Ryan tega menghabisi temannya itu karena Heri 'menawar' Novel, pacar Ryan. (rdf/nrl)











































