"Ada juga kunjungan ke luar negeri. Tapi itu dikaitkan dengan kepentingan. Waktu itu sistem pemilu benar-benar baru," kata anggota KPU 1999-2004 Valina Singka pada detikcom, Selasa (2/9/2008).
Kebaruan itu di antaranya adalah pemilihan presiden secara langsung dan pemilihan anggota DPD. Sistem yang baru ini membuat KPU waktu itu harus benar-benar bekerja keras melakukan sosialisasi. Selain itu, Pemilu 2004 adalah pemilu kedua di era reformasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan dilakukan ke negara-negara yang dihuni banyak WNI seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Di negera-negara itu KPU melakukan pelatihan bagi Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan sosialisasi tentang tata cara pemilihan kepada para WNI.
Untuk pembentukan PPLN, Valina mengatakan KPU membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Departemen Luar Negeri dan mempercayakan pembentukannya kepada KBRI di tiap-tiap negara. (sho/nrl)










































