"Nanti ke KPK pukul 11.00 WIB. Sekarang saya mau ke Senayan dulu ikut Rapat Paripurna," ujar Agus dalam perbincangannya dengan detikcom, Selasa (2/9/2008).
Politisi PDIP ini merahasiakan barang bukti pelengkap yang diambilnya saat pulang ke Batang, Jawa Tengah, untuk nyekar almarhumah ibundanya. "Saya nggak mau bocor keluar, nanti setelah diserahkan baru saya ngomong," jelas Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengaku menerima dana Rp 500 juta tidak lama setelah Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom terpilih. Selain dirinya, Agus menyebut Dudhie Makmun Murod, William Tutuarima, Dra Budiningsih, Mateus Formes, Muhammad Iqbal dan Emir Moeis.
Akibat 'nyanyian' ini, nama Agus dicoret dari caleg PDIP. Agus pun akan dipanggil BK untuk dimintai keterangan. (nik/iy)











































