Pemberangkatan para dai ini secara simbolis dilepas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan PT Pelni di Masjid An-Nur, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2008).
Mereka akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pukul 20.00 WIB. "Tujuan acara ini adalah ingin mensosialisasikan zakat sambil mengisi waktu agar para penumpang kapal memiliki makna dalam perjalanannya," kata Direktur Eksetkutif Baznas Emmy Hamidiryah saat upacara pelepasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan pertama ini akan menaiki KM Sinabung tujuan Semarang lalu berlayar ke Makassar, Papua, dan kembali lagi ke Jakarta dalam waktu 14 hari.
Selama Ramadan para dai ini akan berdakwah di dalam kapal. Selain berdakwah, mereka juga akan menjadi amil zakat yang bertugas menerima zakat dari para penumpang kapal.
Menurut Ketua Badan Kerohanian Islam (Bakis) PT Pelni (Bakis) Abu Bakar Goyim, program ini dijalankan untuk memberi fasilitas kepada para penumpang agar tidak bingung dalam menyalurkan zakatnya.
"Di bulan Ramadan ini banyak penumpang yang ingin memberikan zakatnya. apalagi saat-saat menejlang Idul Fitri. Jika tidak ada amil zakat, mereka akan bingung diberikan ke mana zakatnya," katanya. (sho/ken)











































