Serikat Pekerja yang mewadahi 200 ribu pekerja dari 43 perusahaan milik negara
mengatakan, pemogokan akan berlangsung mulai Rabu 3 September. Aksi akan dimulai dari instansi-instansi pemerintah dan menyebar ke perusahaan-perusahaan.
"Jika Samak menolak mundur tanggal 3 September, kami akan mogok nasional,"
demikian ancam Sirichai Maingam, Presiden Serikat Pekerja Energi milik
pemerintah, EGAT, Seperti dilansir Reuters, Senin (1/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
di sebuah pos polisi di Bangkok. Ancaman ini tentu saja menebarkan kekhawatiran dan ketakutan akan adanya aksi kekerasan susulan.
Sebagaimana diketahui, unjuk rasa menentang PM Samak Sundaravej mundur dari kursi PM telah berlangsung selama tiga bulan. Dalam tuntutannya, para pemrotes menuding Samak sebagai antek mantan PM Thaksin yang digulingkan tahun 2006 oleh kudeta militer tak berdarah. (ken/ken)










































