Denny: Pemberantasan Korupsi, SBY Lebih Baik dari Capres Lain

Denny: Pemberantasan Korupsi, SBY Lebih Baik dari Capres Lain

- detikNews
Senin, 01 Sep 2008 17:21 WIB
Denny: Pemberantasan Korupsi, SBY Lebih Baik dari Capres Lain
Jakarta - Ahli hukum tata negara UGM Denny Indrayana resmi menjadi ataf khusus Presiden SBY bidang hukum sejak 29 Agustus lalu. Kenapa Denny yang dulu gencar mengkritisi pemerintah bisa mau masuk dalam sistem?

"Beliau (SBY) dalam pemberantasan korupsi lebih baik dibanding presiden atau
calon presiden lain," ujar Denny di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, SeninΒ  (1/9/2008).

Menurut Denny, indikator SBY lebih baik dalam memberantas korupsi dilihat dari segi statistik dan kualitas. Dari segi statistik, angka pemberantasan korupsi meningkat. Sementara dari segi kualitas, kinerja KPK terus membaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi KPK kan independen? "Betul. Tetapi KPK bisa independen karena tidak ada
intervensi dari presiden," jawab Denny.

Selama ini Presiden telah mempunyai staf khusus di bidang hukum dan pemberantasan korupsi yang selama ini dijabat oleh Sardan Marbun. Namun setelah Denny masuk, jabatan tersebut dipisah menjadi dua yakni staf khusus hukum dan staf khusus pemberantasan korupsi.

Denny mengatakan, sudah lama dirinya berada di luar sistem, sehingga sudah waktunya dia masuk ke dalam sistem dan ikut memperbaiki.

"Saya sudah cukup lama di luar dan ingin masuk di dalam dan mengambil peran di dalam sebagaimana teman-teman yang sudah lama di dalam," kata pria kelahiran Kalimantan Selatan ini.

Saat ditanya apakah dia akan tetap kritis setelah masuk ke dalam sistem, Denny menjawab singkat. "Lihat saja nanti," kata doktor termuda UGM ini.

Sementara itu, Mensesneg Hatta Rajasa menilai, dipilihnya Denny sebagai staf
khusus presiden bidang hukum karena Denny mempunyai kapasitas di bidang hukum, terutama hukum tata negara.

"Presiden perlu staf khusus untuk membantu penyusunan RUU, RPP, Keppres, karena beliau ahli hukum tata negara. Kenapa harus Denny, yang lain kan banyak? Ya pokoknya Denny-lah," jawab Hatta sambil berlalu. (anw/gus)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads