Jaksa: Ciri Fisik Asrori Dibenarkan Keluarga

Misteri Korban Ryan

Jaksa: Ciri Fisik Asrori Dibenarkan Keluarga

- detikNews
Senin, 01 Sep 2008 16:50 WIB
Jaksa: Ciri Fisik Asrori Dibenarkan Keluarga
Jakarta - Endang Tri Rahayu, jaksa kasus pembunuhan Asrori, tetap yakin tidak bersalah dalam menuntut 3 terdakwa. Selain tes DNA yang menyatakan Asrori merupakan korban Ryan belum dibuktikan di persidangan, keluarga Asrori juga yakin korban adalah Asrori dari sejumlah tanda pada tubuh korban.

"Saya tetap bertahan dan fakta hukum dari hasil tes DNA belum dibuktikan di persidangan, jadi belum bisa diterima," ujar Endang Tri Rahayu di gedung Kejagung, Jl Hasanuddin, Jakarta, Senin (1/9/2008).

Endang datang ke Kejagung bersama Kajari Jombang Sumardi. Ia juga didampingi dua rekannya sesama jaksa kasus Asrori, Didik Sudarmaji dan Susanto. Mereka dimintai kejelasan seputar dugaan salah tangkap pembunuh Asrori oleh Jaksa agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Abdul Hakim Ritonga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Endang, dari fakta hukum yang diperoleh di persidangan, ayah dan kakak kandung Asrori meyakini korban adalah anggota keluarganya. Hal itu berdasarkan ciri-ciri tubuh Asrori yang sangat dikenali mereka.

Ciri-ciri itu antara lain gigi taring sebelah kiri Asrori agak menonjol keluar. Di betis kanan terdapat luka tersengat knalpot sepeda motor. Jambang rambut korban juga dipotong agak tipis di samping kiri dan kanan. Selain itu jari kuku panjang dan terawat.

"Nah ini diakui dan dia yakin mayat Asrori adalah keluarganya," pungkas Endang.

Mayat korban pembunuhan yang mendudukkan Imam Hambali, David dan Maman Sugiyanto duduk di kursi pesakitan itu ditemukan di kebun tebu. Imam telah divonis 17 tahun, David 12 tahun dan Maman sedang diadili. Ketiganya mengaku tak tahan siksaan polisi sehingga terpaksa mengaku sebagai pembunuh Asrori.

Sementara itu, Ryan, tersangka penjagal 11 orang, 'bernyanyi' bahwa satu jenazah yang tak diketahui identitasnya, yang ditanam di halaman belakang rumahnya adalah Asrori alias Aldo.

Tapi pekan lalu polisi menyatakan, Ryan mengaku membunuh Asrori alias Luki dan bukan Asrori alias Aldo. Misteri yang njelimet. (rdf/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads