"PDIP tidak perlu emosional. Kalau berfikirnya untuk rakyat harusnya
teman-teman PDIP mendukung. Tidak perlu saling ancam dan debat. Tanggalkanlah hal-hal seperti itu," kata Firman kepada detikcom, Senin (1/9/2008).
Menurut Firman, semua yang disampaikan JK berdasarkan fakta dan realita. "Seorang wapres tidak mungkin asal bicara," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pemerintah SBY-JK semata-mata untuk mengembalikan hak rakyat yang selama ini
dihargai terlalu murah.
Lebih lanjut, mantan anggota DPR ini mengatakan, renegoisasi LNG Tangguh sudah lama disampaikan. Namun waktunya baru tepat disampaikan ketika JK sudah bertemu
dengan Presiden Cina Hu Jin Tao. "Jadi wajar saja jika wapres melaporkan hasil pertemuannya di sidang kabinet," kata Firman.
Firman menilai isu LNG Tangguh sangat senstif menjelang pemilu 2009. "Ini jangan dimaknahi secara politik. Tapi harus dipahami sebagai upaya pemerintah memperbaiki pengelolaan energi secara menyeluruh. Tidak hanya LNG tangguh tapi juga kontrak lainnya," papar Firman. (yid/aan)











































