Mereka akan melakukan curah pendapat pada acara Simposium Dukungan Korban Terorisme di markas PBB, New York pada 9 September 2008. Sebelumnya, pada 8 september 2008, Bambang juga akan curhat di hadapan Sekjen PBB Ban Ki Moon.
"Saya diperkenankan menyampaikan statemen di hadapan Sekjen PBB selama 5 menit," kata Bambang pada acara jumpa pers di Tuban, Kuta, Senin (1/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam makalah tersebut, Bambang yang mendapat banyak penghargaan terkait terorisme dari berbagai negara ini, akan menceritakan tentang ledakan dashyat bom Bali 2002, upaya evakuasi selama 11 jam yang menegangkan serta pancaran jiwa masyarakat Bali usai tragedi bom Bali.
Usai simposium, rencananya para pakar dan korban terorisme ini akan menghadiri peringatan tragedi runtuhnya gedung World Trade Center di New York pada 11 September 2008.
Bambang mengaku sempat tidak percaya dirinya mendapat undangan langsung dari Sekjen PBB. "Saya tidak tahu apa alasannya saya diundang," kata ujar pria yang melakukan evakuasi para korban bom beberapa saat setelah ledakan di Kuta, 12 Oktober 2002 lalu itu.
(gds/djo)











































