McCain dan partainya tampak berusaha untuk tidak mengulang langkah Presiden Bush yang dianggap tidak peduli dalam menghadapi amukan badai Katrina yang menghempaskan New Orleans pada tahun 2005.
Para pemimpin Partai Republik, termasuk McCain, mengatakan bahwa tidak pantas bagi mereka untuk merayakan pencalonan McCain di tengah bencana nasional yang menimpa pesisir teluk sepanjang 1.100 mil (1.700 km).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui, partai Republik sedang menggelar konvensi untuk menominasikan secara resmi John McCain sebagai capres untuk menghadapi Barack Obama dari Partai Demokrat.
Meski demikian, kehadiran McCain sendiri masih simpang siur. McCain sedianya dijadwalkan untuk membacakan pidato pemerimaan dirinya sebagai capres sekaligus menutup konvensi pada hari Kamis.
Kepada televisi NBC, McCain mengungkapkan bahwa bisa saja ia berpidato dari kawasan teluk dengan disiarkan melalui satelit, seraya berkata "seluruh kemungkinan dan skenario" masih terbuka.
Presiden Bush sendiri berusaha menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak badai Gustav.
Bush dan Wapres Dick Cheney sama-sama membatalkan kunjungan ke St Paul untuk menghadiri konvensi. Semula, keduanya dijadwalkan berpidato hari Senin, namun juru bicara Gedung Putih mengungkapkan bisa saja pidato Bush diundur ke hari lain.
Ketika mengunjungi Badan Manajemen Darurat Federal di Washington, Bush menyebut badai tersebut "sangat berbahaya" dan mendesak warga yang berada di wilayah jangkauan badai untuk segera mengungsi. Bush kemudian berangkat menuju Texas untuk melihat persiapan penanganan badai.
"Kami sangat yakin bahwa (kesalahan ketika) Katrina takkan terulang lagi. Bahkan saya sangat optimis bahwa kita akan melihat kerjasama dan upaya keras untuk menolong para korban dan siapa saja yang menderita kerugian akibat bencana nasional yang amat dahsyat ini," ungkap McCain setelah melihat persiapan-persiapan darurat di New Orleans dan sepanjang pesisir teluk.
Manajer kampanye McCain Rick Davis mengungkapkan kepada wartawan bahwa jadwal konvensi akan dipersingkat pada hari Senin, dan hanya mengagendakan acara-acara penting yang mengharuskan seluruh delegasi Republik hadir.
Davis membuka kemungkinan agenda konvensi sepanjang minggu dibatalkan atau dipadatkan, seraya berkata bahwa ia enggan berspekulasi mengenai apa yang akan terjadi di St. Paul, terutama setelah mempertimbangkan keadaan hari Senin.
Para gubernur Republiken dari daerah yang terkena dampak bencana (Louisiana, Mississippi, dan Texas) tidak dapat menghadiri konvensi di St. Paul
(nrl/nrl)











































