Minta Maaf pada Keluarga & Terdakwa, Kejagung Periksa Jaksa Kasus Asrori

Misteri Korban Ryan

Minta Maaf pada Keluarga & Terdakwa, Kejagung Periksa Jaksa Kasus Asrori

- detikNews
Senin, 01 Sep 2008 08:56 WIB
Minta Maaf pada Keluarga & Terdakwa, Kejagung Periksa Jaksa Kasus Asrori
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta maaf kepada masyarakat dan keluarga almarhum Asrori alias Aldo. Ini terkait belum adanya kesimpulan atas kebenaran kasus tersebut. Untuk itu jaksa yang menangani di pengadilan pun dipanggil ke kantor pusat korps Adhyaksa.

"Kami minta maaf pada masyarakat dan keluarga karena belum bisa mengambil kesimpulan. Dan kami minta maaf belum bisa melepaskan (terdakwa), karena masih ada keragu-raguan. Untuk itu kami memanggil jaksa yang menangani kasus ini dari daerah untuk dimintai keterangan. Agar lebih teliti," jelas Jampidum Abdul Hakim Ritonga dalam perbincangan lewat telepon, Senin (19/9/2008).

Ritongan enggan memerinci berapa jaksa yang dipanggil dan pukul berapa diperiksa. "Kita sudah meminta laporan mereka, tapi kurang puas. Jadi kita minta keterangan langsung biar tahu bagaimana sebenarnya dan mereka sudah ada di Jakarta," imbuh Ritonga.

Dua terdakwa dalam kasus pembunuhan ini telah divonis 17 dan 12 tahun yaitu Imam Hambali alias Kemat dan David. Sedangkan Maman Sugianto sedang diadili. Ketiganya dianggap salah tangkap setelah Ryan, tersangka pembantai 11 nyawa, mengaku bahwa dialah yang membunuh Asrori alias Aldo. Namun belakangan polisi menyebutkan, Ryan membunuh Asrori alias Luki dan bukan Asrori alias Aldo.

Menurut versi Ritonga, pembunuhan itu dilakukan Imam Hambali karena cemburu terhadap Asrori (Aldo). Lalu dia meminta bantuan David dan Maman. Pada waktu yang telah ditentukan,  Hambali dan David lalu mencari Asrori. Mereka menemukan Asrori dan mengajaknya ke Salon Ayu. Di sana Asrori diminta meninggalkan sepeda motornya lalu diajak naik Camry ke rumah kosong.

Asrori lalu dipeluk kemudian disumpal mulutnya dan dipukul. Lalu dibawa ke kebun tebu dan untuk memastikan dia telah mati, dia  ditusuk pisau dan disiram oli.

"Jadi ini cemburu karena Asrori punya pacar lagi. Ya itu gay-gay semua," ujar Ritonga.

(ndr/nrl)


Berita Terkait