Setengah Juta Jamaah Banjiri Salat Tarawih di Masjidil Haram

Setengah Juta Jamaah Banjiri Salat Tarawih di Masjidil Haram

- detikNews
Senin, 01 Sep 2008 04:42 WIB
Makkah - Di malam pertama bulan penuh berkah, betapa beruntungnya melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjidil Haram. Diperkirakan setengah juta lebih ummat Muslim dari berbagai bangsa memadati setiap sudut Masjidil Haram dari lantai dasar, lantai satu sampai ke lantai paling atas bahkan sampai ke pelataran masjid.

"Lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an terucap dari Imam Masjdil Haram, terasa semakin mendekatkan diri kepada Sang Illahi, begitu antusiasnya para jamaah salat tarawih dengan lebih khusyu' menyelesaikan rakaat demi rakaat". Demikian ungkapan perasaan Adam Haenuddin, salah seorang WNI yang bermukim di Makkah, saat ditemui usai salat tarawih berjamaah di Masjidil Haram, Minggu (31/8/2008).

"Setiap bulan suci Ramadan, Imam Masjidil Haram dalam salat tarawih menghabiskan bacaan hafalan satu juz setiap malam, seiring berakhirnya Ramadan selama sebulan persis tamat Al Qur'an 30 juz," sambung Adam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama dalam bulan penuh berkah ini, dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam Masjidil Haram, Wakil Ketua Umum Urusan Masjidil Haram, DR. Muhammad Nasir Al Huzeimi mengatakan, "Jadikanlah Masjidil Haram ini sebagai tempat yang bersih dan suci, dan masjid sebagai tempat tawaf dan beribadah, makanan atau minuman dilarang masuk ke dalam". Demikian diberitakan harian Al Madinah edisi Minggu (31/8).

Berbuka puasa di dalam Masjidil Haram suatu kenikmatan tersendiri. Penduduk Saudi, mukimin di Makkah maupun jamaah umrah biasanya emmbawa makanan dan minuman masuk ke dalam masjid untuk mengejar keberkahan buka puasa di Haram.

"Kurma dan Gahwa Arab (Coffee Arab) yang biasa dibawa masuk oleh warga penduduk atau mukimin untuk dibagikan ke jamaah lain yang sama-sama menanti waktu buka puasa dalam Masjdil Haram," tutur Adam Haenuddin. (nrl/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait