"Langkah yang ditempuh cenderung menghambat laju popularitas Ibu Mega dan PDI Perjuangan dengan memunculkan isu-isu yang tidak perlu yang arahnya mendiskreditkan," kata Tjahjo dalam pesan singkatnya yang diterima detikcom, Senin (1/9/2008).
Tjahjo menuding hal itu dilakukan karena SBY sudah tidak ada punya ruang untuk mendongkrak popularitasnya hingga pemilu 2009. Apalagi LNG Tangguh sampai dibahas dibahas di sidang kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harusnya, tambah Tjahjo, masyarakat diberikan informasi yang proporsional mengenai realitas kehidupan rakyat.
"Dan justru saat ini masalah rakyat yang lebih penting kenaikan elpiji dan kenaikan kebutuhan pokok rakyat menjelang lebaran yang tidak terjangkau," tandasnya. (ndr/lrn)











































