Hormati Ramadan, Taliban Tetap Teruskan Perang

Hormati Ramadan, Taliban Tetap Teruskan Perang

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2008 17:14 WIB
Hormati Ramadan, Taliban Tetap Teruskan Perang
Islamabad - Ramadan telah datang. Namun, milisi Taliban di Pakistan akan terus melancarkan serangan pada bulan suci ini terlepas dari ajakan gencatan senjata yang dilontarkan militer Pakistan untuk menghormati bulan puasa.

Demikian pernyataan seorang juru bicara Taliban, Minggu (31/8/2008) seperti dikutip Reuters. "Ini bualan belaka. Semua bulanΒ  adalah suci. Jika mereka ingin mengakhiri pertempuran, seharusnya (pertempuran) diakhiri selamanya," demikian ungkap Muslim Khan, juru bicara Taliban di Lembah Swat.

"Kami ingin menegakkan hukum syariat dan akan terus memperjuangkan tujuan kami. Kami belum mendapat instruksi dari pemimpin tertinggi. Jika mereka memerintahkan (gencatan senjata) tentu kami akan patuh," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eskalasi kekerasan meningkat di Pakistan menyusul pertempuran antara militer Pakistan dan pasukan Taliban dan Al-Qaeda di bagian barat laut Pakistan. Menurut perkiraan pemerintah, setidaknya 300.000 warga sipil terpaksa mengungsi untuk menghindari pertempuran sengit antara militer dan kaum militan di wilayah Bajaur dekat perbatasan Afganistan.

Para pengungsi terpaksa tingggal di barak-barak pengungsian sementara. Meski bantuan dari pemerintah dan organisasi-organisasi kemanusiaan telah diberikan, kurangnya pangan dan sanitasi kerap terus dikeluhkan pengungsi.

Sebagaimana diberitakan, sebelumnya pemerintah Pakistan menawarkan gencatan senjata kepada para milisi selama bulan suci Ramadan untuk menghormati warga yang berpuasa. (asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads