Seperti dilaporkan AFP, Minggu (31/8/2008), badai berkategori 4 itu telah menerbangkan atap-atap rumah, meratakan bangunan, dan menyebabkan Kuba bagian barat dilanda kegelapan.
Sebelumnya, badai yang diperkirakan lebih ganas daripada Katrina itu telah menewaskan 81 orang. Korban tersebar di negara-negara seperti Republik Dominika, Jamaika, dan Haiti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gustav kemudian menghantam Carraguo, sekitar 100 Km arah barat daya Havana. Rumah-rumah tenggelam dan roboh. Beberapa orang terluka, namun belum ada laporan korban tewas.
Di Havana sendiri, lebih dari dua juta orang kini tengah waspada dari angin kencang dan hujan deras. Saat badai belum mengganas, penduduk di kota tersebut diperintahkan untuk mengumpulkan lilin, makanan, dan mendidihkan air.
"Sungguh, saya tidak mengharapkan ini terjadi. Badai Gustav tampaknya akan mekin kencang," ujar mantan aktris Kuba, Gliseria Farinas. (irw/nrl)










































