Mensos: Zakat Tak Akan Lapuk oleh Zaman

Mensos: Zakat Tak Akan Lapuk oleh Zaman

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2008 11:41 WIB
Mensos: Zakat Tak Akan Lapuk oleh Zaman
Jakarta - Setiap kaum muslim diwajibkan membayar zakat. Menurut Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, sistem zakat tidak akan lapuk oleh zaman.

"Sistem zakat Indonesia tidak akan lapuk oleh zaman dan tertelan pembangunan yang ada. Distribusi bantuan sosial tetap terjaga," kata Mensos saat membuka acara bertajuk "Dahsyatnya 0,025."

Acara tersebut digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (31/8/2008), bertepatan dengan car free day atau hari bebas kendaraan di Jl Jendral Sudirman-MH Thamrin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agka 0,025 merupakan bentuk lain dari 2,5 persen, yang merupakan besaran zakat yang wajib dibayar kaum muslim.

Menurut Bachtiar, zakat merupakan sistem jaminan sosial yang tetap terpelihara kemurniannya. Zakat belum tersentuh atau terkontaminasi oleh budaya Barat.

Dalam acara tersebut, Bactiar yang tampil mengenakan batik coklat mendapat kesempatan untuk menabuh bedug. Dia juga menyerahkan paket santunan berupa uang Rp 100 ribu dan seperangkat alat salat kepada 500 anak yatim asuhan Baznas.

Kemudian, Bactiar melakukan potong tumpeng dan diberikan secara simbolik kepada anak yatim. Tumpeng sebanyak 25 buah itu disantap oleh 25 anak setiap satu tumpengnya.

Di lokasi acara, tersedia pula dua "mobil zakat". Mobil itu sebagai tempat untuk pembayaran zakat secara mobile. Dua ondel-ondel juga berkeliling Bundaran HI untuk mengumpulkan zakat.

Sebuah pementasan lenong asuhan Harry de Fretes akan menutup acara. (irw/nrl)


Berita Terkait