"Koalisi sebelum hasil legislatif saya kira pintu masih tertutup, kerjasama menyelesaikan masalah bangsa itu oke, tapi dalam konteks capres sulit," kata Ketua DPP Partai Golkar Burhanudin Napitupulu.
Hal itu disampaikan dia dalam diskusi bertajuk Koalisi Permanen Jelang Pemilu 2009, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar tidak mau buru-buru, tidak mau berkoalisi sekarang. Banyak
variabel-variebel yang dipikirkan untuk mencalonkan presiden dan wapres," ungkap politisi yang juga Ketua Harian I Bappilu Golkar ini.
Burhanudin juga menilai, sikap menutup diri Golkar tersebut karena partainya lebih konsen dahulu terhadap perbaikan sistem demokarasi ketimbang memikirkan koalisi sekarang.
"Kenapa Golkar defensif terhadap koalisi? Ada kegagalan dalam sistem demokrasi kita. Perpolitikan nasional telah terjerumus dalam high cost politik. Ini yang mau kami benahi dahulu," pungkas politisi Batak ini. (lrn/ken)










































