"Tidak ada ribut-ribut di antara kami. (Maju jadi capres) itu kan pilihan politik masing-masing, keluarga kami sudah terbiasa menjunjung demokrasi," kata Choel saat diminta klarifikasi detikcom, Jumat (29/8/2008).
Mallarangeng Brothers saat ini mewarnai perpolitikan nasional. Andi Alfian Mallarangeng, sang sulung menjadi salah seorang ketua Partai Demokrat. Andi juga menjabat sebagai Juru Bicara (Jubir) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO Fox Indonesia awalnya dipegang Cheli. Namun mulai Juli 2008, CEO berpindah tangan ke Cheli. Isu yang berhembus, Cheli didepak karena telah merugikan Fox dengan tiba-tiba maju menjadi capres. Pencapresan Cheli ini disebut-sebut membuat klien Fox, Soetrisno Bachir (SB), marah dan memutuskan kontrak di tengah jalan. Padahal nilai kontrak SB sangat mahal, Rp 120 miliar. Saat Cheli maju sebagai capres, SB baru membayar Rp 40 miliar.
Choel membantah semua isu yang menerpa keluarganya tersebut. Menurut Choel, Cheli bukan didepak dari Fox, tapi mengundurkan diri. Cheli mundur karena sibuk dengan lembaga RM09 yang didirikannya. Lembaga ini adalah lembaga bentukan Rizal untuk menyokongnya menjadi capres.
"Dia sangat sibuk dan tidak punya waktu untuk Fox Indonesia. Karena itu dia tidak di Fox Indonesia lagi," tukas Choel.
Soal SB yang tidak lagi menjadi klien Fox, menurut Choel, bukan karena kecewa atas pencapresan Cheli. SB bahkan sudah diajak berkomunikasi tentang pencapresan Cheli.
"Sudah dikomunikasikan dengan beliau. Tapi kalau mau tahu bagaimana reaksi beliau (SB) silakan ditanya langsung ke beliau," kata Choel.
Menurut Choel, SB sama sekali tidak kecewa pada kinerja Fox Indonesia. Buktinya hanya dalam waktu 4,5 bulan Fox Indonesia berhasil mendongkrak popularitasnya. Awalnya popularitas SB di tingkat nasional hanya 13 persen namun setelah ditangani Fox Indonesia melonjak menjadi 37 persen. "Itu kenaikan yang tinggi," kata Choel.
Choel juga menyatakan dukungannya terhadap Cheli yang mencoba mencalonkan diri sebagai capres. Menurutnya sudah waktunya pemimpin muda maju untuk memimpin Indonesia.
"Jangankan Rizal, orang muda lain yang akan maju juga akan kita dukung. Karena sudah saatnya orang-orang muda memimpin Indonesia," katanya. (iy/nrl)











































