Aksi yang digelar di Bundaran kampus UGM di Bulaksmur Yogyakarta, Jumat (29/8/2008) diikuti oleh anggota Badan Eksekuif Mahasiswa (BEM) UGM dan anggota Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Intra Kampus dan BEM se-UGM.
Dalam aksi damai ini, mahasiswa juga membagi-bagikan sekitar 3 ribu leaflet, poster, buku saku mengenai korupsi, stiker bertuliskan 'awas bahaya laten korupsi' dan pin yang bertuliskan 'aku bukan koruptor' kepada pengguna jalan di Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah waktu yang tepat untuk menyerukan agar manusia tidak melakukan korupsi. Namun setelah puasa berakhir hendaknya tidak melakukan perbuatan korupsi lagi. Ini bulan yang tepat untuk menyadarkan manusia," katanya.
Seusai melakukan orasi secara bergantian, sebagian peserta ada yang membagi-bagikan poster dan leaflet kepada warga yang melintas di kawasan kampus UGM. Beberapa mobil pengguna jalan rela ditempeli stiker warna kuning bertuliskan "Awas! bahaya laten korupsi" dari KPK yang dibawa peserta. Sebelum melakukan penempelan, peserta meminta izin terlebih dulu kepada pemilik/sopir. Setelah diizinkan, mereka langsung menempelinya sambil memberikan merchandise lainnya.
Dari Bundaran kampus UGM, tanpa pengawalan aparat kepolisian, massa kemudian melakukan pawai keliling kota Yogyakarta melewati Jl Cik Di Tiro, Jl Sudirman, Tugu Yogyakarta, kawasan Malioboro dan kembali ke kampus UGM. Di sepanjang jalan yang dilalui, mereka membagi-bagikan poster dan stiker. (bgs/nrl)











































