Di depan puluhan ribu orang, Obama mengatakan bahwa impian mereka bisa jadi satu jika mereka bersatu dalam kekuatan baru untuk perubahan.
"Apa yang didengar orang-orang dari semua kepercayaan dan warna kulit, dari semua gaya hidup adalah bahwa di Amerika, nasib kita pada dasarnya terkait, bahwa bersama-sama impian kita bisa jadi satu," kata Obama yang langsung mendapat sambutan meriah hadirin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pidatonya di stadion terbuka itu, Obama menjadi capres Demokrat pertama yang menyampaikan pidato konvensinya di ruang terbuka sejak mendiang mantan Presiden John F. Kennedy melakukannya di Los Angeles Coliseum pada tahun 1960 silam. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (29/8/2008).
Dalam pidatonya, Obama berjanji akan memulihkan reputasi AS di dunia. Senator Illinois juga berjanji akan menjauh dari kebijakan Presiden AS George W Bush yang gagal dan politik di Washington yang rusak.
Sepanjang pidatonya yang berdurasi 44 menit, Obama mendapat sambutan yang luar biasa meriah. Para hadirin tak henti-hentinya memberikan aplaus dan sorak-sorai yang membahana di stadion besar itu. (ita/iy)











































