Pastur Antonio Rungi tadinya ingin mengadakan kontes "Miss Sister Italy" itu untuk melawan stereotipe bahwa para biarawati tua dan kaku.
"Atasan saya tidak senang," kata Rungi seperti dilansir Ananova, Kamis (28/8/2008). "Uskup setempat juga tidak senang, namun mereka juga tidak memahami saya," tutur Rungi.
Rungi menegaskan, kontes yang akan dilakukan secara online itu hanya ingin menekankan bahwa biarawati juga wanita dan kecantikan merupakan anugerah dari Tuhan.
Tadinya melalui blog pribadinya, Rungi ingin memberikan kesempatan bagi biarawati di seluruh dunia untuk menunjukkan kinerja dan citra mereka. Selain menyertakan riwayat hidup, para biarawati kontestan harus melengkapi dengan foto mereka. Dalam foto itu, kontestan bisa memilih untuk mengenakan penutup kepala tradisional ataupun membiarkan kepala mereka terbuka. (ita/iy)











































