Hal ini dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Priyanto usai menghadiri Rapat Paripurna APBD 2007 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (28/8/2008).
"Sapi yang masuk Jakarta harus diperiksa, sumbernya dari mana. Kita juga akan menanyakan peternakannya," ujar Priyanto.
Menurut Priyanto, pihkanya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera memperketat masuknya daging bermasalah. "Saya sudah memanggil kepala Dinas Peternakan dan sudah membahas ini," katanya.
Priyanto mengatakan upaya untuk memperketat masuknya daging bermasalah bukan hanya di perbatasan Jakarta, namun hingga ke peternakan.
"Bukan hanya di perbatasan, tapi di hulunya sana. Misalnya, dari peternakan X. Pernahkah peternakan X itu kena flu burung. Di situ juga harus kita tahu," terang Priyanto.
Seperti diketahui, daging bermasalah itu misalnya ada yang disinyalir terjangkit virus flu burung dan juga daging ayam yang sudah mati sebelum dipotong atau daging tiren (mati kemaren). (gun/nrl)











































