Lebih dari 10 ribu demonstran bertahan di areal Government House selama tiga hari berturut-turut. Massa bahkan berbaris membentuk perisai untuk mencegah para pemimpin mereka ditangkap polisi.
Menurut Samak, untuk menghindari pertumpahan darah, polisi tak menggempur massa. Namun akan menunggu sampai para pendemo menyerah dan membubarkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak akan ada bentrokan," tegas Samak seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/8/2008).
Samak menuturkan, aksi massa yang menduduki kantornya tak akan dibiarkan berlangsung selamanya. Namun polisi juga tak akan membubarkan paksa para pendemo.
"Kapanpun itu berakhir, ya berakhir... terserah pada mereka," kata Samak. "Saya menugaskan polisi untuk melakukan tugas ini tanpa membubarkan aksi secara paksa," tandasnya.
Pengadilan Thai telah memerintahkan para pendemo untuk angkat kaki dari Government House. Surat perintah penangkapan terhadap 9 pemimpin demo juga telah dikeluarkan. Namun sejauh ini para pendemo anti-Samak tersebut tak menghiraukannya.
(ita/iy)











































