Kapolda Jatim akan Menindak Penyidik

Salah Tangkap Pembunuh Asrori

Kapolda Jatim akan Menindak Penyidik

- detikNews
Kamis, 28 Agu 2008 13:17 WIB
Kapolda Jatim akan Menindak Penyidik
Surabaya - Polda Jatim berkomitmen untuk menindak tegas para penyidik yang melakukan kesalahan dalam proses berkas acara pemeriksaan (BAP) terhadap Imam Hambali dan David Eko Priyanto. Kedua orang ini divonis bersalah membunuh Asrori alias Aldo. Namun, ternyata berdasarkan tes DNA, Asrori menjadi korban pembunuhan oleh Very Idam Henyansyah alias Ryan.

"Ya nanti kita lihat dulu kesalahan dan lain-lain. Tim sedang bekerja," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Herman S Sumawiredja kepada wartawan di sela-sela acara pisah sambut Kejati Jatim lama ke Kejati Jatim baru di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kamis (28/8/2008).

Herman mengungkapkan, jika memang ada pemaksaan dari penyidik terhadap Hambali atau David sehingga mereka mengaku menjadi pembunuh, pihaknya akan mengumumkan kepada khalayak.Β  "Kita lihat dulu, kalau memang ada pemeriksaan kita umumkan dan kalau memang ada kesalahan pun akan kita umumkan pada masyarakat. Dan kesalahan akan kita koreksi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait dengan rehabilitasi nama Hambali dan David, kata Kapolda, itu diserahkan pada keduanya. Karena keputusan itu berasal dari satu sistem. Polisi mengirimkan pada kejaksaan dan kejaksaan P 21 dana hakim kemudian atas bukti di persidangan menyakini dan memutuskan. "Kalau itu, upaya hukum dari para tersangka. Bukan kita lagi," tuturnya.

Terkait dengan peninjauan kembali (PK) kasus tersebut oleh keluarga, menurut Kapolda, memang upaya hukum dari pihak terdakwa. Pihaknya akan menyerahkan novum atau bukti baru hasil DNA pada keluarga terdakwa untuk mengajukan PK ke Mahkamah Agung.

Herman menambahkan, saat ini Polda Jatim melakukan penggalian makam Mr X yang awalnya disebut Asrori di Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang. (fat/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads