Urip pun merasa perlu mempersiapkan diri agar tidak kedinginan di sidang. Kamis (28/8/2008), sebelum sidang, jaksa yang didakwa menerima suap Rp 6 miliar dari Artalyta Suryani itu menyempatkan diri mampir ke kantin.
Urip seorang diri pergi ke kantin, di lantai satu Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta. Saat itu belum pukul 09.00 WIB, waktu yang dijadwalkan untuk dimulainya sidang. Sidang sendiri baru dimulai pukul 10.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selang berapa menit kemudian, Urip datang lagi dan meralat pesanannya. "Saya tadi pesen jahe anget, diganti bu dengan teh manis anget saja," katanya. Tapi ternyata pesanan jahe hangatnya sudah keburu dibuat.
"Ya sudah nggak papa. Dua-duanya saja. Biar sidangnya jadi anget juga," katanya sambil tersenyum kepada si ibu dan beberapa wartawan yang duduk di kantin.
Agenda sidang hari ini adalah pledoi (pembelaan) atas tuntutan jaksa. Ketika ditanya wartawan tentang kesiapannya menjalani persidangan, Urip mengaku siap. "Sudah, siap-siap saja saya," katanya kepada para wartawan sambil mengambil kue lemper dan martabak.
(vna/iy)











































