"Belumlah. Yang beriklan adalah yang rating di bawah-bawah saja. Iklan (yang menampilkan SBY) di media kan baru partai, bukan untuk Pilpres. Sama iklan tapi kan beda strategi," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan saat ditanya mengapa SBY belum juga beriklan untuk Pilpres.
Hal ini disampaikan Syarif saat berbincang santai dengan para wartawan di Pressroom Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jauh lebih banyak yang masuk ketimbang yang keluar. Dalam ilmu statistik itu (yang menyeberang) error kecil yang bisa dieliminir," ungkapnya.
Menurut Hasan, justru Partai Demokratlah partai yang paling banyak jumlah daftar bakal calegnya.
"Yang paling banyak itu Demokrat dan Golkar. Kami ada 675 melebihi batas maksimal (672)," pungkasnya. (lrn/nrl)











































