Namun Samak masih tetap bersikeras untuk menolak mundur. "Saya tak akan mengundurkan diri. Saya akan bertahan untuk melindungi negara ini," katanya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/8/2008).
Samak berjanji akan tidak akan melakukan pendekatan keras dalam menghadapi aksi demo besar-besaran yang dilakukan para pendukung People's Alliance for Democracy (PAD).
"Mereka (PAD) menginginkan pertumpahan darah di negeri ini, mereka ingin militer muncul dan melancarkan kudeta lagi," tutur Samak pada konferensi pers di Bangkok.
Kelompok sayap kanan PAD pada awal 2006 ikut melakukan aksi demo, yang kemudian mendorong digulingkannya Thaksin Shinawatra dari kursi PM. PAD menuding Samak semata-mata sebagai perwakilan Thaksin. Samak memang merupakan sekutu Thaksin.
Kepada ribuan pendukungnya yang membanjiri areal gedung Government House, pimpinan PAD Sondhi Limthongkul bersumpah akan tetap berada di lokasi sampai pemerintahan Samak jatuh. (ita/iy)











































