Jakarta - Keluarga Nguni Toka Rondonuwu telah tiba di Madrid, Spanyol, setelah meninggalkan Jakarta pada Senin 25 Agustus lalu. Keluarga korban pesawat Spanair itu terdiri dari kakak Nguni, Samerot Rondonuwu dan saudara kembar Nguni, Man Rondonuwu. Mereka tiba di Madrid pada Selasa kemarin pukul 10.00 waktu setempat.
"Mereka dijemput pihak KBRI yang sejak di Frankfurt sudah mengawal juga ketika sampai di Madrid," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Teguh Wardoyo Deplu RI pada
detikcom, Rabu (27/8/2008).
Menurut Teguh, pemerintah setempat (Madrid) sudah berkoordinasi dengan keluarga Nguni untuk mengidentifikasi korban. "Akan dilakukan tes DNA di Madrid, walaupun sudah dilakukan di sini (Indonesia). Kita akan kirim hasil tes DNA yang dilakukan di Mabes Polri, yang akan selesai 3 hari lagi. Setelah itu akan kita kirim ke Madrid untuk dicocokkan dengan jenazah," jelas Teguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai pemulangan jenazah Nguni, Teguh menyatakan, Deplu masih menunggu perkembangan di Madrid. Ada proses yang harus dijalani seperti identifikasi jenazah dan proses administrasi yang harus diselesaikan sampai ada izin permit dari pemerintah Spanyol. "Tapi kita sudah memesan tiket pesawat pada tangggal 30 Agustus. Sekarang kita tunggu prosesnya sampai final," ujar Teguh.
(crn/nrl)