Pembajak pesawat, seorang pria Sudan yang tidak diketahui namanya itu menginginkan pesawat itu mendarat di Kairo, Mesir, seperti diberitakan Al Jazeera yang dilansir dari Reuters, Rabu (27/8/2008).
Karena Otoritas Penerbangan Mesir menolak izin pendaratan pesawat itu di wilayahnya, maka pesawat itu akhirnya terbang di kota Al Khufrah, bagian tenggara Libya.
"Pesawat dibajak dan sekarang ke terbang ke Libya," ujar juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Sudan Abdel Hafiz Abdel Rahim.
Serorang sumber di otoritas penerbangan mengatakan, pesawat itu dari maskapai Sunair, maskapai swasta yang berbasis di Khartoum, Sudan. (crn/nwk)











































